Naskah TV

July 3, 2009

NASKAH TV
MENULIS NASKAH TV
 MENULIS NASKAH TV MERUPAKAN SALAH SATU PEKERJAAN UTAMA SEORANG REPORTER TV.
 NASKAH TV DISEBUT JUGA NARASI ATAU SKRIP BERITA.
 PADA DASARNYA ADALAH PROSES MERANGKUM DAN MEMILIH SEJUMLAH FAKTA TERPENTING YANG AKAN MEMBANTU REPORTER UNTUK MENGUNGKAPKAN ATAU MENCERITAKAN PERISTIWA.
PRINSIP NASKAH TV
 SESUAI DENGAN VISUAL. KALAU BERCERITA MENGENAI KENAIKAN BBM, MAKA HARUS TERDAPAT VISUAL YANG RELEVAN, SEPERTI SPBU, MINYAK DLL.
 INFORMATIF DAN MUDAH DIMENGERTI MASYARAKAT LUAS.
 MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR.
 EKONOMI KATA & BAHASA SEDERHANA. MENULIS NASKAH DENGAN EFISIEN &EFEKTIF.
KALIMAT DALAM NASKAH:
– MAKSIMAL TERDIRI 20 KATA
– LUGAS
 CONTOH 1: “ POLISI MASIH TERUS MELAKUKAN PENGEJARAN TERHADAP NOORDIN MOH TOP/ SEORANG TERSANGKA OTAK PELEDAKAN BOM YANG TERJADI DI BALI DAN JAKARTA/ YANG SAAT INI MASIH BURON///”
SEHARUSNYA:
“ POLISI MASIH MENGEJAR NOORDIN MOH TOP/ OTAK PENGEBOMAN DI BALI DAN JAKARTA///
BAGIAN NASKAH TV
1. INTRO/LEAD/KEPALA BERITA
a) MERUPAKAN RANGKUMAN DARI SELURUH UNSUR TERPENTING BERITA (PKG) ATAU CERITA AWAL DARI BERITA (VO/READER).
b) SUDAH MENGANDUNG SEBAGIAN BESAR DARI 5 W
c) SINGKAT,PADAT & INFORMATIF. BIASANYA TERDIRI DARI 2-3 KALIMAT.
FUNGSI: MENJUAL BERITA KEPADA PEMIRSA
RAGAM LEAD/INTRO
 HARD INTRO/LEAD. CONTOH: “TERHITUNG DINI HARI TADI/HARGA BBM JENIS PREMIUM DAN SOLAR TURUN// PENURUNAN INI DISEBABKAN HARGA MINYAK DUNIA SEBELUMNYA TELAH TURUN//”
 SOFT INTRO/LEAD.
CONTOH: “PARA MANULA KERAP DIHANTUI DENGAN PENYAKIT STROKE// NAMUN/ KINI MEREKA BOLEH BERGEMBIRA DENGAN DITEMUKAN OBAT PENYAKIT TERSEBUT///

2. BADAN BERITA (MAIN BODY)

 MENGANDUNG 5W+1 H.
 HARUS LEBIH KOMPREHENSIF DIBANDINGKAN INTRO/LEAD.
 NARASI HARUS SELARAS DENGAN VISUAL
 DALAM FORMAT PAKET, TERDAPAT SOUNDBITE/SOT & STAND UP/LOT REPORTER.
DALAM FORMAT VO/READER, HANYA NASKAH
POLA BADAN BERITA
 POLA KRONOLOGIS. CONTOH: “KECELAKAAN ITU BERMULA SAAT BUS TRANS JAWA MENYALIB TRUK DI DEPANNYA// NAMUN/ DARI ARAH BERLAWANAN TERDAPAT MOTOR//…….
 POLA PENDAPAT. CONTOH: ”KENAIKAN HARGA BBM MENDAPAT PERSETUJUAN DARI DPR// NAMUN/ PAKAR EKONOMI MENILAI KEPUTUSAN TERSEBUT BELUM WAKTUNYA// KARENA……..///
STANDAR PENULISAN
 PENULISA HARUS MENGGUNAKAN HURUF BESAR.
 SATU KALIMAT JANGAN MELEBIH 15 KATA.
 TANDA TITIK “ . “ DIGANTI DENGAN 2 GARIS MIRING “//” DAN KOMA “,”DIGANTI 1 GARIS MIRING “/” .
 SEMUA NAMA YANG LAFALNYA SULIT ATAU BERBEDA DARI TULISANNYA HARUS DISERTAKAN CARA MEMBACANYA. SEPERTI: JUAN CARLOS è HU-WAN KAR-LOS, JACQUES CHIRAC è ZYAK SYI-RAK.
 DALAM AKRONIM/SINGKATAN, ANTAR HURUF DIHUBUNGKAN TANDA STRIP “-”, SEPERTI: D-P-R,M-P-R P-D-I-P, DLL. KECUALI: GOLKAR, NATO, ASEAN, DLL.
 ANGKA. 1 SAMPAI 9 DITULIS DENGAN TULISAN: SATU, DUA, TIGA, SEMBILAN. SEDANGKAN ANGKA 10-999 DITULIS DENGAN ANGKA. UNTUK SERIBU KEATAS DIBERI TANDA “-”, CONTOH: 20.000 è 20-RIBU, 4.500.150 è EMPAT JUTA 500 RIBU-150, 8.500.000 è DELAPAN SETENGAH JUTA, 4,3 è EMPAT KOMA TIGA, 8 ¼ è DELAPAN SEPEREMPAT.
 TAHUN. 1945 è 19-45 (DIBACA: SEMBILAN BELAS EMPAT PULUH LIMA), 2000 KEATAS DITULIS TETAP.
 ANGKA ROMAWI DITULIS DENGAN ANGKA ARAB. XII è 12.
 % HARUS DITULIS “PERSEN”. 12 % è 12 PERSEN.
 UKURAN/VOLUME DIUBAH DENGAN FORMAT INDONESIA. SEPERTI: 5 KAKI è 1,5 METER (1 KAKI=30 cm), 50 DERAJAT FAHRENHEIT è10 DERAJAT CELCIUS.

reference : Naskah TV( Drs. Arifin S harapan Msi
by putri dwi febriana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: